Latest Post

Showing posts with label Islami. Show all posts
Showing posts with label Islami. Show all posts

Masjid Hazrat Sultan Terbesar Di Asia Tengah

Masjid merupakan pusat ibadah bagi umat Islam di seluruh dunia... Masjid juga merupakan kawasan yang dianggap suci, kebersihan serta keindahan di kawasan sekitarnya perlu dijaga dengan baik. Di Kazakhstan, terdapat sebuah masjid yang terbesar di Asia Tengah dan dianggap sebagai salah satu masjid yang paling bersih..


Masjid "Hazrat Sultan" yang terletak di Astana, Kazakhstan,  merupakan masjid terbesar di Asia Tengah. Masjid ini telah dibangun dengan bercirikan gaya Islam klasik dengan perhiasan tradisional masyarakat Kazakhstan. Masjid ini menampung hingga 10,000 jemaah
 Masjid ini mempunyai luas lebih dari sebelas hektar dan jumlah kawasan semua struktur adalah sekitar 17,700 meter persegi. Masjid ini juga mempunyai empat monarets (menara) pada setiap penjuru, tingginya adalah 77 meter.

Masjid "Hazrat Sultan" juga mempunyai kubah yang terbesar di Kazakhstan - tingginya ialah 51 meter dan lebar 28 meter.





Al-Qur'an Lebih Dulu Membuktian Bahwa Madu Adalah Obat


Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. (QS. An Nahl: 69)


Tidak ada seorang pun yang membantah bahwa madu lebah dapat dijadikan obat bagi manusia. Padahal, Al-Qur’an diturunkan pada abad ke-7 Masehi, dimana orang-orang pada waktu itu masih buta iptek. Pada saat sekarang ini berbagai penelitian telah banyak menyatakan bahwa madu adalah obat yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit, malah banyak ilmuan yang meneliti tentang khasiat yang dikandung oleh madu. dan makin canggih zaman berkembang maka kebenaran yang di ungkapkan oleh Al-Qur’an memang tampak terbukti dengan nyata. Dengan teknologi madu juga bisa dimanfaatkan untuk kecantikan yang tidak mempunyai efek samping seperti menghaluskan kulit, memerahkan bibir dan lain sebagainya.

Untuk Artikel Lengkapnya Silakan Download Disini
 
Catatan :  
Link Download di atas akan mengantarkan anda ke situs adf.ly Jika situs tersebut sudah terbuka, silahkan tunggu 5 detik dan klik tombol LEWATI / SKIP AD yang berada di pojok kanan atas dari browser anda untuk menuju link download

Peredaran Benda-Benda Angkasa Dalam Garis Edarnya Telah Diungkapkan Dalam Al-Qur'an

 

Al-Qur'an Jauh Lebih Dulu Membahas Peredaran Benda-Benda Angkasa Dalam Garis Edarnya Dibandingkan Penemuan Ilmiah / Sains

Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.(QS. Al-Anbiya: 33)


Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah diam, tetapi bergerak dalam garis edar tertentu:

 
Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (QS. Yaasiin: 38)



Fakta-fakta yang disampaikan dalam Al Qur’an ini telah ditemukan melalui pengamatan astronomis di zaman kita. Menurut perhitungan para ahli astronomi, matahari bergerak dengan kecepatan luar biasa yang mencapai 720 ribu km per jam ke arah bintang Vega dalam sebuah garis edar yang disebut Solar Apex. Ini berarti matahari bergerak sejauh kurang lebih 17.280.000 kilometer dalam sehari. Bersama matahari, semua planet dan satelit dalam sistem gravitasi matahari juga berjalan menempuh jarak ini. Selanjutnya, semua bintang di alam semesta berada dalam suatu gerakan serupa yang terencana.
Keseluruhan alam semesta yang dipenuhi oleh lintasan dan garis edar (orbit) seperti ini, dinyatakan dalam Al Qur’an sebagai berikut:
  

Demi langit yang mempunyai jalan-jalan. (Orbit-orbit) (Adz Dzariyaat: 7)


Terdapat sekitar 200 milyar galaksi di alam semesta yang masing-masing terdiri dari hampir 200 bintang. Sebagian besar bintang-bintang ini mempunyai planet, dan sebagian besar planet-planet ini mempunyai bulan. Semua benda langit tersebut bergerak dalam garis peredaran yang diperhitungkan dengan sangat teliti. Selama jutaan tahun, masing-masing seolah “berlari” sepanjang garis edarnya dalam keserasian dan keteraturan yang sempurna bersama dengan yang lain. Selain itu, sejumlah komet juga bergerak bersama sepanjang garis edar yang ditetapkan baginya.
Garis edar di alam semesta tidak hanya dimiliki oleh benda-benda angkasa. Galaksi-galaksi pun berjalan pada kecepatan luar biasa dalam suatu garis peredaran yang terhitung dan terencana. Selama pergerakan ini, tak satupun dari benda-benda angkasa ini memotong lintasan yang lain, atau bertabrakan dengan lainnya. Bahkan, telah teramati bahwa sejumlah galaksi berpapasan satu sama lain tanpa satu pun dari bagian-bagiannya saling bersentuhan.
Dapat dipastikan bahwa pada saat Al Qur’an diturunkan, manusia tidak memiliki teleskop masa kini ataupun teknologi canggih untuk mengamati ruang angkasa berjarak jutaan kilometer, tidak pula pengetahuan fisika ataupun astronomi modern. Karenanya, saat itu tidaklah mungkin untuk mengatakan secara ilmiah bahwa ruang angkasa “dipenuhi lintasan dan garis edar” sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Setelah dilakukan penelitianan oleh berbagai ilmuan terbukti bahwa apa yang diungkapkan terbukti adanya, hal ini dinyatakan secara terbuka kepada kita dalam Al Qur’an yang diturunkan pada saat itu: karena Al Qur’an adalah firman Allah.


Untuk Artikel Lengkapnya Silakan Download Disini





Catatan :  
Link Download di atas akan mengantarkan anda ke situs adf.ly Jika situs tersebut sudah terbuka, silahkan tunggu 5 detik dan klik tombol LEWATI / SKIP AD yang berada di pojok kanan atas dari browser anda untuk menuju link download



Rahasia Hujan Sudah Diungkapkan Al-Quran

Artinya:  “Tidakkah engkau melihat bahwa Allah mengarak awan kemudian mengumpulkan di antaranya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka engkau melihat hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah menurunkan es dari langit, dari gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki dan dihindarkan-Nya dari siapa yang Dia kehendaki. Hampir-hampir saja kilauan kilatnya menghilangkan penglihatan” (Q.S. An-Nur: 43).
 
ALLAH menjadikan angin sebagai perantara turunnya hujan. Sedemikian rapi Allah ciptakan awan, angin dan hujan untuk kepentingan manusia seluruhnya, baik dia muslim atau kafir sekali pun, hingga manusia dapat menikmati anugerah Allah ini dengan bebas. Bagaimana proses turunnya hujan dan rahasia apakah yang Allah ungkap dalam ayat berikut ini?
Para ulama tafsir mengatakan: “Tidakkah engkau melihat bahwa Allah mengarak awan” dengan sangat lembut dan mudah “kemudian mengumpulkan di antara bagian-bagiannya yang ringan itu kemudian menjadikannya bertindih-tindih sehingga menjadi berat, maka engkau melihat hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah menurunkan es dari langit, dari gunung-gunung yang demikian banyak yang besarnya bagaikan gunung-gunung.
Riset ilmiah yang dilakukan oleh antariksawan dunia saat ini menjelaskan kepada kita tentang pembentukan hujan es di awan. Mereka berpendapat bahwa awan dibentuk oleh angin yang mendorong bahkan bertemu dengan awan lagi, sehingga memenuhi awan satu sama lain oleh arus udara yang disebut pembauran aliran untuk membentuk awan cumulus.
Ketika awan cumulus naik beberapa kilometer, maka tampak di langit gunung-gunung es. Kemudian, dengan bantuan angin, mulailah titik-titik es tersebut turun ke bumi, sebagian masih tetap di atas awan dan sebagian lagi meleleh sebelum mencapai tanah. Para ilmuwan mengatakan bahwa awan cumulus inilah satu-satunya awan yang menghasilkan dingin dan mengandung aliran listrik.
Jika kita perhatikan, apa yang disebutkan dalam Al-Qur’an sesuai dan tidak berbeda dengan ilmu pengetahuan modern dan penemuan para ilmuwan tentang angin dingin dan peran angin dalam pembentukan awan cumulus. Sementara, aliran lisrik terbentuk pada awan yang mengandung angin dingin. Para ilmuwan juga berpendapat bahwa angin dingin tidak terdapat kecuali pada awan cumulus yang timbulnya ke atas. Oleh karena itu, firman Allah SWT  “Maka engkau melihat hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah menurunkan es dari langit, dari gunung-gunung” ini adalah sisi ilmiah mukjizat Al-Qur’an.



Menakjubkannya Air Susu Ibu (ASI)


“Dan Sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.” (QS. Ah-Nahl: 66).
“Katakanlah: “Siapakan yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan dari bumi?” Katakanlah: “Allah”, dan Sesungguhnya Kami atau kamu (orang-orang musyrik), pasti berada dalam kebenaran atau dalam kesesatan yang nyata.” (QS. Saba: 24).

ADA banyak hal dan terperinci terhadap apa yang diterangkan Alqur’an tentang penciptaan manusia, termasuk sesuatu yang berada di dalamnya yakni salah satunya pembentukan air susu ibu (ASI).
Seperti jaringan tubuh lainnya, kelenjar susu dipelihara oleh zat-zat gizi yang dibawa oleh darah. Dalam hal ini darah memainkan peran penting dalam pengumpulan zat-zat gizi yang berasal dari bahan makanan. ASI disekresikan oleh kelenjar susu setelah melalui beberapa tahapan sehingga menghasilkan nilai-nilai gizi yang sangat tinggi.
ASI sendiri dibentuk sebagai akibat dari makanan yang telah dicerna dan dibawa oleh darah. Sehingga berkat sistem biologis yang sangat rumit inilah, Allah menyediakan makanan yang bersih dan sehat bagi manusia yakni ASI.
Sebagaimana telah kita ketahui, informasi tentang pembentukan biologis ASI terdapat dalam Surat An-Nahl ayat 66, sesuai dengan fakta-fakta yang ditetapkan oleh ilmu pengetahuan modern. Hal ini cukup jelas bahwa informasi tersebut memerlukan pengetahuan yang terperinci dari sistem pencernaan manusia.
Pembentukan ASI dengan sendirinya adalah sebuah keajaiban penciptaan yang sangat besar oleh Allah SWT.



Sebesar Apa Bumi yg Kita Tempati?


“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar,” (Al Baqarah 255).
Rasanya, Bumi yang kelilingnya 40.000 km ini sudah sangat besar bagi kita. Untuk pergi ke Amerika atau Afrika saja jauh sekali. Apalagi jika sampai harus ke Antartika.
Namun besarnya bumi kita ini tidak apa-apanya dengan ciptaan Allah lainnya. Bahkan bintang yang terbesar pun hanya satu titik dibanding Galaksi, Cluster, Super Cluster, Jagad Raya. Di atas semua itu kita harus yakin bahwa Allah pencipta Semesta Alam itu.
Dan mari sejenak kita renungkan tentang jagad raya ini.

(1) Ukuran Bumi dibanding Planet Jupiter


(2) Ukuran Bumi dibanding Matahari

Diameter (lebar) matahari diketahui mencapai 1.391.980 km. Jika bumi dimasukkan ke dalam perut matahari, ada 1,3 juta bumi yang bisa masuk.

(3) Ukuran Matahari dibanding Bintang Arcturus

Sama halnya seperti bumi dengan matahari, dibanding dengan Bintang Arcturus pun matahari terlihat seperti sebuah batu kerikil.

(4) Ukuran Matahari dibanding Bintang Antares

Saat ini bumi sudah tidak bisa dilihat lagi. Diameter Antares 804.672.000 km.

(5) Ukuran Bintang-bintang dibanding Galaksi Bimasakti

Kalau anda menganggap Antares sudah sangat besar, ternyata bintang itu masih belum apa-apa dibanding dengan galaksi seperti Galaksi Bimasakti yang terdiri dari ratusan milyar bintang dengan lebar hingga 100 ribu tahun cahaya (1 detik cahaya=300.000 km).

(6) Ukuran Galaksi Bimasakti dibandingkan Cluster

Galaksi itu pun tidak seberapa jika dibanding dengan Cluster (Kumpulan) Galaksi yang terdiri dari ribuan Galaksi.

(7) Ukuran Cluster di antara ribuan Cluster, kemudian ribuan Super Cluster, dst.

Ternyata di atas Cluster masih ada Super Cluster yang terdiri dari ribuan Cluster. Ribuan Super Cluster akhirnya membentuk jagad raya.

Saat ini diperkirakan Jagad Raya (Universe) lebarnya 30 milyar tahun cahaya. Tapi ini cuma angka sementara mengingat teleskop tercanggih saat ini cuma bisa mencapai jarak 15 milyar tahun cahaya.
Jika dunia ini begitu luas, maka Allah menegaskan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal. Tentunya jauh lebih luas lagi dari dunia. Masih mau menyombongkan diri dihadapan Pencipta?  Maha Besar Allah, Rabb Pencipta Alam semesta.




Misteri Bangunan Piramida, Al-Qur’an Ternyata Lebih Dulu Punya Jawaban


BANGUNAN menjulang berbentuk segitiga itu, diyakini memiliki beragam analisis tentang misteri konstruksinya. Dibangun pada masa kekuasaan Firáun Khufu pada tahun 2560 SM, rupa-rupanya kontraversi masih terus berlanjut hingga akhir abad ke-19.
Logika para ilmuwan pun bingung menangkap bagaimana sebuah piramida dibangun? Hal ini karena teknologi mengangkat batu-batu besar yang bisa mencapai ribuan kilogram ke puncak-puncak bangunan belum ditemukan di zamannya. Apa rahasia di balik pembangunan piramida ini?
Koran Amerika Times edisi 1 Desember 2006, menerbitkan berita ilmiah yang mengkonfirmasi bahwa Firaun menggunakan tanah liat untuk membangun piramida! Menurut penelitian tersebut disebutkan bahwa batu yang digunakan untuk membuat piramida adalah tanah liat yang dipanaskan hingga membentuk batu keras yang sulit dibedakan dengan batu aslinya.
Para ilmuwan mengatakan bahwa Firaun mahir dalam ilmu kimia dalam mengelola tanah liat hingga menjadi batu. Dan teknik tersebut menjadi hal yang sangat rahasia jika dilihat dari kodifikasi nomor di batu yang mereka tinggalkan.
Profesor Gilles Hug, dan Michel Profesor Barsoum menegaskan bahwa Piramida yang paling besar di Giza, terbuat dari dua jenis batu: batu alam dan batu-batu yang dibuat secara manual alias olahan tanah liat.
Dan dalam penelitian yang dipublikasikan oleh majalah “Journal of American Ceramic Society” menegaskan bahwa Firaun menggunakan jenis tanah slurry untuk membangun monumen yang tinggi, termasuk piramida. Karena tidak mungkin bagi seseorang untuk mengangkat batu berat ribuan kilogram. Sementara untuk dasarnya, Firaun menggunakan batu alam.
Lumpur tersebut merupakan campuran lumpur kapur di tungku perapian yang dipanaskan dengan uap air garam dan berhasil membuat uap air sehingga membentuk campuran tanah liat. Kemudian olahan itu dituangkan dalam tempat yang disediakan di dinding piramida. Singkatnya lumpur yang sudah diolah menurut ukuran yang diinginkan tersebut dibakar, lalu diletakkan di tempat yang sudah disediakan di dinding piramid.
Profesor Davidovits telah mengambil batu piramida yang terbesar untuk dilakukan analisis dengan menggunakan mikroskop elektron terhadap batu tersebut dan menemukan jejak reaksi cepat yang menegaskan bahwa batu terbuat dari lumpur. Selama ini, tanpa penggunaan mikroskop elektron, ahli geologi belum mampu membedakan antara batu alam dan batu buatan.

Dengan metode pembuatan batu besar melalui cara ini, sang profesor membutuhkan waktu sepuluh hari hingga mirip dengan batu aslinya.
Sebelumnya, seorang ilmuwan Belgia, Guy Demortier, telah bertahun-tahun mencari jawaban dari rahasia di balik pembuatan batu besar di puncak-puncak piramida. Ia pun berkata, “Setelah bertahun-tahun melakukan riset dan studi, sekarang saya baru yakin bahwa piramida yang terletak di Mesir dibuat dengan menggunakan tanah liat.”

Penemuan oleh Profesor Prancis Joseph Davidovits soal batu-batu piramida yang ternyata terbuat dari olahan lumpur ini memakan waktu sekitar dua puluh tahun. Sebuah penelitian yang lama tentang piramida Bosnia, “Piramida Matahari” dan menjelaskan bahwa batu-batunya terbuat dari tanah liat! Ini menegaskan bahwa metode ini tersebar luas di masa lalu. (Gambar dari batu piramida).
Sebuah gambar yang digunakan dalam casting batu-batu kuno piramida matahari mengalir di Bosnia, dan kebenaran ilmiah mengatakan bahwa sangat jelas bahwa metode tertentu pada pengecoran batu berasal dari tanah liat telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu dalam peradaban yang berbeda baik Rumania atau Firaun!
Al-Qur’an Ternyata Lebih Dulu Punya Jawaban
Jika dipahami lebih dalam, ternyata Alquran telah mengungkapkan hal ini 1400 tahun sebelem mereka mengungkapkannya, perhatikan sebuah ayat dalam Al Quran berikut ini:
“Dan berkata Fir’aun: ‘Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui Tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah hai haman untukku tanah liat kemudian buatkanlah untukku bangunan yang tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan Sesungguhnya aku benar-benar yakin bahwa Dia Termasuk orang-orang pendusta.” (QS. Al-Qashash: 38)

Subhanallah! bukti menakjubkan yang menunjukkan bahwa bangunan bangunan raksasa, patung-patung raksasa dan tiang-tiang yang ditemukan dalam peradaban tinggi saat itu, juga dibangun dari tanah liat! Al-Quran adalah kitab pertama yang mengungkapkan rahasia bangunan piramida, bukan para Ilmuwan Amerika dan Perancis.
Kita tahu bahwa Nabi saw tidak pergi ke Mesir dan tidak pernah melihat piramida, bahkan mungkin tidak pernah mendengar tentangnya. Kisah Firaun, terjadi sebelum masa Nabi saw ribuan tahun yang lalu, dan tidak ada satupun di muka bumi ini pada waktu itu yang mengetahui tentang rahasia piramida. Sebelum ini, para ilmuwan tidak yakin bahwa Firaun menggunakan tanah liat dan panas untuk membangun monumen tinggi kecuali beberapa tahun belakangan ini.
Ajaib, 1400 tahun yang lampau, Nabi Muhammad saw, berbilang tahun setelah Berakhirnya dinasti Firaun memberitahukan bahwa Firaun membangun monumen yang kelak dinamakan Piramid menggunakan tanah liat.
Kenyataan ini sangat jelas dan kuat membuktikan bahwa nabi Muhammad saw tidaklah berbicara sesuai hawa nafsunya saja melainkan petunjuk dari Allah yang menciptakan Firaun dan menenggelamkannya, dan Dia pula yang menyelamatkan nabi Musa … Dan Dia pula yang memberitahukan kepada Nabi terakhir-Nya akan hakikat ilmiah ini, dan ayat ini menjadi saksi kebenaran kenabiannya dikemudian hari!!


Mengungkap Fakta Ilmiah Lalat Dalam Pesan Rasulullah

Rasulullah  bersabda : “Jika jatuh seekor lalat pada minuman kalian maka benamkanlah, karena di salah satu sayapnya terdapat penyakit dan pada sayap yang satunya terdapat penyembuhnya” [HR. Bukhari]

HADIST atau pesan Rasulullah ini dibuktikan oleh para ilmuwan, Sebagaimana mereka mempelajari daripada serangga – serangga yang ada dibumi. Mereka menemukan dahsyatnya dan kehebatan serangga – serangga yang menakjubkan bahwa lalat itu mengepakkan sayapnya sebanyak 200 hingga 400X setiap detiknya. Dan setiap detik ia menggerakkan sayapnya 200 hingga 400X gerakan. Dan juga pada satu hewan yang disebut “Ganjur” bahkan sampai mengepakkan sayapnya 1000X setiap detiknya. Para ilmuwan mempelajari 4 jenis serangga, mereka mendalaminya dan dikatakan kami baru mempelajari 4 macam serangga dan masih tersisa lebih dari 10 juta macam serangga di muka bumi. Dan tentunya juga, demikian banyak mereka melakukan penemuan – penemuan dan keajaiban pada serangga sehingga mereka mengatakan bahwa didalam setiap sayap seekor lalat itu ada daripada fungsi – fungsi elevator dan fungsi – fungsi depressor, yaitu fungsi mengangkat dan menurunkan sayapnya. Dan itu bergerak 200 hingga 400X setiap detiknya dan gerakan lalat itu yang demikian sangat menakjubkannya itu selalu bergerak dalam bermenit – menit atau berjam – jam.
Gerakan otot yang sedemikian cepatnya menggerakkan sayap seekor lalat yang sangat kecil. Seekor lalat yang kecil, yang dijelaskan oleh para ilmuwan dari Australia bahwa seekor lalat itu terbukti pada sebelah sayapnya ditemukan 1 gen refilin yaitu gen yang mempunyai 2 fungsi yakni fungsi pada industri dan fungsi pada kesehatan.
Fungsi pada industri bahwa gen refilin ini lebih dahsyat dan lebih kuat dari semua jenis karet yang ada yang telah dibuat oleh banyak orang di muka bumi ini. Jenis karetnya diambil dari pohon karet atau lainnya, gen refilin yang ada di sayap lalat itu lebih kuat dan lebih hebat jika dipakai sebagai karet karena ia mempunyai daya dorong dan daya tekan yang sangat kuat serta daya pental yang demikian dahsyat dan itu ada pada sayap seekor lalat dan serangga lain hingga ia dapat bergetar hingga 1000X dalam setiap detiknya seperti hewan ganjur dan juga beberapa hewan serangga lainnya. Dan dalam fungsi kesehatannya bahwa gen refilin itu adalah satu gen yang bisa mengobati penyakit – penyakit yang ada pada syaraf – syaraf arteri, pada syaraf – syaraf meina. Syaraf arteri yang banyak terjadi penyumbatan, gen – gen refilin yang ada di sayap seekor lalat itulah yang dapat mengobatinya.
lalat2 Mengungkap Fakta Ilmiah Lalat Dalam Pesan Rasulullah
Demikian indahnya dan demikian sempurnanya dan demikian jeniusnya Rasulullah Muhammad Saw. Jika jatuh lalat pada minuman kalian, tenggelamkan ia. Maksudnya gen – gen refilin yang ada di sayapnya itu supaya bertebaran di air pula hingga menjadikan airnya itu tersucikan daripada bakteri – bakteri yang ada pada sayap lainnya.
Manusia melihatnya dengan mikroskop dan selama puluhan tahun mereka menelitinya tapi Sang Nabi SAW tahu di sayap lalat itu ada gen penyembuh, ada gen penyakit sampai butiran gen dan sel yang ada disayap lalat diketahui oleh Rasulullah Muhammad SAW atas petunjuk dari Allah SWT sebagai sang Maha Pencipta segala sesuatu dan Maha Mengetahui akan seluk beluk ciptaanNya

Sumber


Lalat & Obat

SUNGGUH, semua penciptaan Allah memiliki makna dan manfaat, meski pada binatang kecil seperti lalat sekali pun. Nabi kita Muhammad SAW telah mensinyalir tentang lalat ini dalam hadits beliau: “(Jika lalat masuk dalam minuman kalian maka celupkan lalat itu lalu angkat kembali, karena pada salah satu sayap tersebut terdapat penyakit dan salah satu yang lainnya terdapat obat)”.
Diriwayatkan dari Imam Bukhari dan Ibn Majah dari Abu Hurairah RA, Rasululullah SAW telah bersabda: “Jika lalat masuk dalam minuman kalian maka celupkan lalat itu lalu angkat kembali, karena pada salah satu sayap tersebut terdapat penyakit dan salah satu yang lainnya terdapat obat”.”
Dua hadits di atas mengandung pelajaran tentang sayap lalat yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Riset ilmiah yang dilakukan oleh para ilmuwan juga mengungkapkan bahwa permukaan luar lalat mengandung antibiotika, Mereka menunjukkan bahwa lalat yang kita anggap sebagai repositori epidemi dan penyakit ternyata mengandung obat dan penyembuhan.
Penyembuhan ini dapat ditarik dari lalat selama perendaman dalam cairan atau air. Dalam diri lalat mengandung antibiotik yaitu bahan pembunuh materi yang berbahaya. Mereka mengatakan bahwa cara terbaik untuk mengekstrak bahan ini adalah dengan merendam anti-bakteri yang terdapat pada sayap lalat.

Sisi Ilmiah Mukjizat Al-Qur’an
Jika kita pelajari, hadits di atas mengandung pembelajaran kepada kita bahwa salah satu sayap lalat mengandung antibiotik dan juga penyakit. Penemuan ilmiah memperjelas pengetahuan ini. Sementara, Nabi kita Muhammad SAW telah mensinyalir manfaat sayap lalat ini sejak dulu dan ini adalah tanda dan bukti ilmiah mukjizat kerasulan Nabi Muhammad SAW.



Al-Qur’an Dan Seperangkat Alat Terbang Serangga


Wahai manusia! Telah dibuat suatu perumpamaan. Maka dengarkanlah! Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, mereka tidak akan dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Sama lemahnya yang menyembah dan yang disembah. (QS. Al Hajj, 22:73)

AMAT banyak rupanya ciri makhluk hidup yang masih menyimpan sisi-sisi menakjubkannya. Dan rincian itupun tak luput dijelaskan oleh Al-Qur’an yang langsung memperlihatkan bukti melimpah pengetahuan Maha Tinggi. Lalu pernahkah Anda berpikir mengapa seekor kupu-kupu terbang maju sementara sayapnya mengepak ke atas dan ke bawah?
Dan inilah tentang serangga. Lalat adalah salah satunya, di antara hewan-hewan yang disebut di dalam Al Qur’an, sebagai satu saja dari banyak satwa yang mengungkap pengetahuan tak terbatas Tuhan kita. Dengan mengkaji seluk beluknya dalam tubuh seekor lalat, siapa pun akan berpikir akan kekagumannya yang mendalam kepada Allah dan ketaatan kepadaNya.
Sejumlah penelitian yang telah dilakukan para ilmuwan terhadap perangkat penerbangan lalat dan serangga-serangga kecil lainnya diuraikan di bawah ini. Kesimpulan yang muncul darinya adalah tidak ada kekuatan acak, coba-coba atau wujud selain Allah yang mampu menciptakan kerumitan seekor serangga sekalipun.
Misalnya Belalang, serangga ini mampu mengepakkan sayapnya 12 hingga 15 kali per detik, dan agar dapat terbang serangga-serangga lebih kecil harus mengepakkan sayapnya lebih cepat lagi. Lebah madu, tawon dan lalat mengepakkan sayap 200 hingga 400 kali per detik, dan sejumlah serangga merugikan yang berukuran hanya 1 milimeter (0.03 inci), kecepatan ini meningkat ke angka mengejutkan 1000 kali per detik! Sayap-sayap yang mengepak terlalu cepat untuk dapat dilihat mata manusia telah diciptakan dengan rancangan khusus agar dapat melakukan kerja yang terus-menerus semacam ini.
Pada perangkat istimewa ini, yang masing-masing diciptakan tersendiri pada tubuh setiap serangga, tak dijumpai ketidakteraturan sedikit pun. Saraf-sarafnya tidak pernah mengirim sinyal yang salah, dan otot-otot serangga senantiasa menerjemahkannya secara benar.
Sudah pasti mustahil bagi seekor serangga, dengan usahanya sendiri, melengkapi diri sendiri dengan peralatan luar biasa untuk terbang. Kecerdasan dan kekuatan tak terhingga Allah telah menciptakan perangkat istimewa ini pada tubuh serangga.
Banyak jenis serangga, termasuk belalang, memperhatikan apa yang ditangkap penglihatannya seperti garis kaki langit (horizon) untuk menentukan arah terbang dan tujuan akhirnya. Untuk mengokohkan keseimbangan kedudukannya, lalat telah diciptakan dengan rancangan yang lebih luar biasa lagi. Serangga-serangga ini memiliki hanya sepasang sayap, tapi di sisi belakang masing-masing sayap itu terdapat tonjolan melingkar yang dikenal sebagai halter (pengekang). Meskipun tidak menghasilkan gaya angkat, pengekang ini bergetar bersama sayap-sayap depan. Di saat serangga mengubah arah terbangnya, tonjolan sayap ini mencegahnya menyimpang dari jalur perjalanan.
Seluruh pengetahuan yang dipaparkan di sini dihasilkan dari penelitian terhadap kemahiran terbang tiga atau empat jenis serangga saja. Perlu diketahui bahwa keseluruhan jenis serangga di bumi berjumlah sekitar 10 juta. Dengan mempertimbangkan seluruh jutaan jenis selebihnya ini, beserta keistimewaan tak terhitung yang dimilikinya, seseorang pasti semakin bertambah kekagumannya akan kehebatan Allah yang tak terhingga. 



Bintang Berekor: 1400 Tahun Lalu Al-Quran Sudah Merincikan

“Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang (berkuasa) di langit bahwa Dia akan menjungkir balikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang? Atau apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang (berkuasa) di langit bahwa Dia akan mengirimkan badai yang berbatu. Maka kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku?” (QS. Al-Mulk: 16-18).

DALAM susunan tata surya bumi tidak beraktivitas sendiri banyak susunan benda-benda planet yang juga berpendar dan bukan tidak mungkin bakal menabrak satu sama lain.
Dalam susunan tata surya bumi tidaklah beraktivitas sendiri, namun masih banyak lagi susunan benda-benda planet  lainnya, dan bukan tidak mungkin bakal menabrak satu sama lain.
Jika terjadi tabrakan sebuah benda langit, maka hal itu dapat membuat pecahan dan serpihannya menyebar, dan jangan bayangkan serpihan- serpihan itu seperti debu, ukuran bisa sangat besar bahkan sampai berton-ton. Hujan meteor di Rusia pada Februari lalu misalnya.
Badan Antariksa Amerika Serikat mengatakan tak ada kaitan jatuhnya meteor itu dengan asteroid 2012 DA14 yang diprediksi akan melintasi Bumi.
Lalu dengan meteor atau bintang berekor  yang jatuh ke bumi, sesungguhnya fenomena itu sudah jauh-jauh hari dirincikan al-quran, yakni 1400 tahun lalu!
Rasulullah Saw. bersabda, “Pada umat ini akan terjadi (di akhir zaman) penenggelaman bumi, HUJAN BATU, dan pengubahan rupa. Ada seorang dari kaum muslimin yang bertanya, kapankah peristiwa itu akan terjadi? Beliau menjawab, “Apabila musik dan biduanita telah merajalela dan khamr telah dianggap halal. (HR. Tirmidzi (2212) Al-Fitan dari hadits ‘Imran bin Hushain, Ibnu Majah (4060) Al-Fitan dari Sahl bin Sa’d, dan Thabrani dalam Mu’jamu ‘J-Kabfrdzn Mu’jamul-Ausath. Hadits ini shahih.)
Diriwayatkan pula oleh Ibnu Majah dari ‘Abdullah, dengan redaksi, “Menjelang terjadinya Kiamat akan terjadi pengubahan rupa, penenggelaman bumi, dan hujan batu.” (HR. Ibnu Majah (4059) dalam Al-Fitan.)
Hujan meteor bahkan terjadi saban hari di pelbagai belahan bumi. Kepala Observatorium Bosscha, Taufik Hidayat, mengatakan, setiap harinya antara seratus sampai seribu ton meteor membombardir bumi, namun tidak sampai membahayakan manusia.
Karenanya para astronomi melakukan penelitian yang sangat aktif terhadap benda langit terutama kepada asteroid karena ukurannya yang cukup besar. “Jika ukurannya kecil tidak masalah karena akan habis ketika melewati atmosfer bumi, namun jika berukuran besar akan berbeda”, katanya.
Namun begitulah Al-Qur’an, kalam Allah yag diturunkan pada masa kerasulan nabi. Karena apakah mungkin Muhammad dari padang pasir arab yang terpencil dapat membuat buku tentang roket, orbit, astronomi, gas nebula seperti di atas. Apakah ini adalah karya dari seorang yang tidak bisa baca tulis. Sungguh… ini adalah firman Allah Swt. Firman terakhir bagi kita manusia modern yang mengangungkan iptek dan fakta ilmiah. Mukjizat terakhir sebelum kiamat. Apa lagi yang membuat kita ragu kebenaran Islam?

Sumber


AlQuran Flash Tajwid,

Disini saya akan berbagi aplikasi multimedia edukatif untuk saudara saya sesama umat muslim. Aplikasinya yaitu Alquran flash tajwid. Berbeda dengan ebook alquraan biasa atau aplikasi yang biasa, Alquran ini berbasis flash dan dilengkapi dengan tajwid warna. Dijamin bagus dan bermanfaat 

 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...